Kementerian Agama Berikan Beasiswa Full Master Lanjut Doktor IMD 5000 Doktor

Home / Liputan Pendidikan Islam / Kementerian Agama Berikan Beasiswa Full Master Lanjut Doktor IMD 5000 Doktor
Kementerian Agama Berikan Beasiswa Full Master Lanjut Doktor IMD 5000 Doktor

Hai… hai… Assalammualaikum…

Di tengah pandemi corona, Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam terus berusaha dan kini secara resmi membuka pendaftaran beasiswa INTEGRATED MASTER-DOCTOR (IMD), yaitu sebuah beasiswa untuk program master (S2) lanjut doktor (S3) di luar negeri selama 4,5 tahun maksimal. Jadi, yang dapat beasiswa ini akan dikuliahkan S2 dan S3 sekaliguusss dan mereka 4,5 tahun sudah bisa jadi doktor lulusan luar negeri, kereeen banget kan.
Teman-teman pendaftar bisa milih dari kampus berikut yang sudah menjadi partner Kemenag RI, yaitu:
1. Dundee University
2. Edinburgh University
3. SOAS University of London
4. De Monfort University
5. Queen’s University Belfast UK
Simak Info lengkapnya ya…
Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah membuka program beasiswa unggulan yaitu “Integrated Master-Doctor (IMD)” atau Program Magister Lanjut Doktor Luar Negeri mulai tanggal 26 Maret- 31 Mei 2020. Hal ini disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim di Jakarta, Senin (1/4/2020).

“IMD merupakan inovasi program baru dari skema beasiswa 5000 Doktor Luar Negeri yang telah diluncurkan pada Desember tahun 2019 lalu dan menyasar para sarjana baru alumni S-1 PTKI (Perguruan Tinggi Agama Islam) dengan tujuan meningkatkan kualifikasi sumber daya manusia (SDM) dilingkungan PTKI,” ucap Arskal.

Lebih lanjut, Arskal menerangkan bahwa IMD adalah program pendidikan jenjang magister (S-2) dilanjutkan ke jenjang Doktor (S-3) nonstop bagi sarjana baru (fresh graduate) berprestasi.

“Pendidikan dilaksanakan selama 4,5 tahun dengan rincian 1 tahun untuk jenjang magister dan 3,5 tahun untuk jenjang Doktor. Lulusan program ini akan mendapatkan dua ijazah sekaligus, yaitu ijazah magister dan doctor,”terangnya.

Menurut Arskal, selama mengikuti pendidikan, peserta mendapatkan beasiswa penuh dari Kementerian Agama RI berupa biaya pelatihan Bahasa dan Akademik pra keberangkatan termasuk biaya hidup selama pelatihan dan biaya keberangkatan yang terdiri dari tiket pulang pergi, visa dan biaya penyesuaian hidup.

Selain itu, juga diberikan biaya perkuliahan penuh, termasuk biaya pendaftaran universitas dan biaya hidup seperti kebutuhan harian, bantuan tempat tinggal dan asuransi kesehatan serta biaya pengembangan akademik meliputi bantuan penelitian, bantuan biaya publikasi ilmiah, dan bantuan pembelian buku, jelas Arskal.

Lebih lanjut, Arskal mengatakan pendaftar yang terpilih menjadi awardee setelah selesai pendidikannya harus kembali ke Indonesia dan bersedia mengabdi pada PTKI.

Syarat beasiswa
Calon peserta harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1.Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam;
2.Surat referensi dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/ Pimpinan PTKI;
3.2 (dua) surat rekomendasi dari akademisi (dosen penasehat akademik/pembimbing skripsi dan akademisi lain);
4.Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) dalam bahasa Inggris;
5.Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
6.Ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dalam bahasa Indonesia (atau bahasa asli dokumen) dan bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh penerjemah resmi. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,5 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya. Dokumen dilampirkan dalam 1 file;
7.Sertifikat Bahasa Inggris dengan masa berlaku maksimal 2 tahun sejak diterbitkan oleh lembaga resmi dengan yaitu TOEFL ITP® 550, atau TOEFL IBT® 70, atau TOEFL CBT® 185, atau TOEIC® 775, atau PTE® (Pearson Test of English) 43, atau IELTS™ 6.0. Panitia hanya menerima sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan oleh penyelenggara tes tersebut di atas.
8.Pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
9.Pernyataan kesediaan untuk bertugas dan mengabdi di lingkungan PTKI minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan;
10.Pernyataan kebenaran dan keaslian dokumen, download template surat pernyataan;
11.Pernyataan tidak akan mendaftar tes seleksi CPNS selama mengikuti program ini;
12.Menyertakan motivation letter sepanjang maksimal 1 halaman berbahasa Inggris;
13.Rencana Penelitian (proposal) antara 8-10 halaman dalam Bahasa Inggris).

Untuk mengikuti seleksi program ini, calon peserta mendaftar dan mengirimkan persyaratan tersebut di atas melalui web http://scholarship.kemenag.go.id mulai tanggal 26 Maret hingga 31 Mei 2020. Informasi lebih lanjut calon peserta dapat menghubungi WA Center 5000 Doktor Luar Negeri 081287813031 atau email program5000doktor@gmail.com.

kepoin…..http://scholarship.kemenag.go.id/new/index.php?page=program&id=30

http://scholarship.kemenag.go.id

Sumber : Pendis.kemenag.go.id, kemenag.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.