[cmsmasters_row][cmsmasters_column data_width=”1/1″][cmsmasters_text]
Suatu ketika, saat aku keluar dari mobil yang aku kendarai, seorang teman langsung mendekat dan berkata “punya mobil ya, ini mobil sendiri atau punya orang tua,” tanyanya. Pertanyaan yang cukup membuatku terpana dan dalam hari berkata, emang apa urusan lu mau tahu harta benda orang lain. Kenapa mesti sibuk ngurusin orang lain? Apa hidup lu sudah oke dan baik-baik saja? Itu ucapan perhatian atau ucapan iri? Entahlah…tapi itu gak bisa aku lupa, kayaknya mengecilkan dan menyepelehkan banget…hiks…..
Andaikan yang diucapkan sebagai bentuk dari sebuah perhatian, sungguh hal tersebut adalah baik, tetapi jika itu sebagai perasaan iri terhadap kecukupan dan finansial orang lain maka hal yang tak sepantasnya kita ungkapkan. Biasanya perasaan tersebut muncul disebabkan kita menilai dari apa yang terlihat saja, tanpa memahami secara keseluruhan.
Menjadi pribadi yang lebih santai dan tidak merasa terganggu dengan kelebihan yang dimiliki orang lain tentu akan lebih menyenangkan, baik diri kita pribadi maupun orang di sekitar kita. Saat mulai terselip rasa iri hati atau dengki atau cemburu dengan kondisi finansial orang lain, ada baiknya kamu ingat hal berikut ;
- Coba tanya diri sendiri, apa dan kenapa yang membuat merasa iri
Ketika kamu melihat kelebihan yang dimiliki orang lain, tanya pada diri sendiri apa da n kenapa kamu merasakan iri. Misalkan kamu iri saat melihat temanmu membawa mobil sport terbaru, kenapa mesti iri, toh kalaupun kamu ingin beli mobil yang sama, grasinya ada? Gang depan rumahmu bisa masuk mobil? Sanggup bayar pajaknya? Dan lain sebagainya
- Bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki
Merasa iri dengan yang dimiliki orang lain adalah sesuatu yang hanya membuang waktu saja, daripada iri dengan dengan kekayaan atau kelebihan orang lain, lebih baik perbanyak syukur dengan apa yang telah kita miliki, yang telah diberikan Allah kepada kita.
- Apa yang dilihat, belum tentu seperti penilaian kita
Dengan kata lain rumput tetangga tidak selalu lebih hijau. Bisa saja seseorang yang menurut pandangan kita dalam kondiisi baik dan bahagia, sebenarnya sedang kesusahan memikirkan tumpukan utangnya atau sedang mencari cara membayar cicilan utangnya ataupun sedang tidak merasa bahagia dengan kondisinya,
- 4. Ada banyak hal yang lebih penting daripada uang
Ada banyak hal yang lebih penting dari uang, Tidak dipungkiri kita sangat membutuhkan uang, tetapi uang bukan segalanya, uang tidak bisa menjamin kebahagiaan seseorang, namun uang bisa membuat hidup semakin mudah. Hubungan baik pertemanan penting kita jaga, jangan pernah dikorbankan, hanya karena luapan lisan yang kurang layak diucapkan.
So gaes…moga kamu selalu bahagia tanpa harus merasa iri hati dan dengki kepada orang lain….
[/cmsmasters_text][/cmsmasters_column][/cmsmasters_row]